Sistem Remunerasi Terpadu Perusahaan PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya

Pengertian Remunerasi

Secara umum, pengertian remunerasi adalah dapat diartikan sebagai pemberian gaji oleh pihak perusahaan kepada seorang karyawan. Di mana pemberian gaji ini dapat bertujuan sebagai penghargaan dari pihak perusahaan berdasarkan kerja yang dilakukan. Perlu diketahui bahwa gaji karyawan ini diberikan dalam jangka periode setiap bulan atau dengan kata lain gaji tersebut diberikan secara rutin. Melihat dari pengertian tersebut memang pemberian gaji ini sangat berkaitan dengan dunia kerja. Namun tidak selamanya pemberian gaji ini dapat berupa uang, akan tetapi berupa hadiah lainnya yang sederajat dengan hasil kerja seseorang. Seperti yang dibahas di awal bahwasanya pemberian gaji ini juga melihat dari kinerja yang dilakukan seseorang pada perusahaan.

Tujuan Remunerasi

Selain pengertian remunerasi, ada juga tujuan dari remunerasi ini. Tujuan ini harus tercapai dalam memberikan dorongan yang berupa motivasi kepada seorang pekerja. Di mana pekerja ini akan memberikan kinerja yang lebih baik. Sehingga bisa juga mendapatkan gaji yang tinggi dari pihak perusahaan. Berikut ini pembahasan mengenai tujuan dari remunerasi itu sendiri.

1. Meningkatkan Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia setiap perusahaan adalah suatu faktor yang memiliki peran penting dalam suatu organisasi atau perusahaan yang ada. Karena pada dasarnya sumber daya manusia ini dapat dijadikan sebagai kunci dalam perkembangan perusahaan. Di mana seseorang akan dipekerjakan dalam perusahaan yang bertujuan untuk dijadikan sebagai penggerak, pemikir, dan perencana. Sehingga tujuan dari remunerasi adalah meningkatkan penciptaan sumber daya manusia dalam setiap perusahaan. Di mana sumber daya manusia ini sangat diharapkan memiliki kinerja yang berkualitas. Kualitas yang dimaksud adalah meningkatkan cara kerja yang dilakukan menjadi lebih baik dibandingkan cara kerja sebelumnya. Dengan tujuan untuk mendapat remunerasi yang tinggi.

2. Menjaga Sumber Daya Manusia Produktif

Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa sumber daya manusia adalah sumber yang sangat dibutuhkan dalam setiap perusahaan yang ada. Karena perkembangan dari setiap perusahaan tersebut memang berdasarkan dari sumber daya manusia yang ada. Di mana manusia tersebut sangat berperan penting dalam memberikan pikiran untuk perusahaan tersebut. Sehingga sumber daya manusia ini memiliki sifat yang produktif. Dalam artian bahwa perusahaan tersebut mampu dalam menghasilkan hasil produksi dalam jumlah yang sangat besar. Di mana hasil dari produktif tersebut dijadikan sebagai pertimbangan dalam perkembangan perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan ini dapat dikatakan unggul dibanding perusahaan lainnya.

3. Menciptakan Persaingan Positif

Persaingan dapat dibedakan dengan dua jenis yaitu ada persaingan negatif dan ada persaingan positif. Melihat dari pengertian remunerasi yang bertujuan dalam menciptakan sebuah persaingan yang bersifat positif antar pekerja perusahaan. Dimana persaingan pekerja ini dapat dilihat dari cara kerja yang dilakukan untuk kemajuan suatu perusahaan. Melalui persaingan ini setiap karyawan sudah bisa ditentukan mana karyawan yang bersaing secara positif dan mana karyawan yang bersaing secara negatif. Bersaing secara negatif seperti tidak memiliki motivasi untuk terus mengembangkan diri dalam bekerja. Dalam artian cara kerja yang dilakukan tidak meningkat atau dapat dikatakan bersifat acuh tak acuh.

4. Meningkatkan Kesejahteraan Sumber Daya Manusia

Tujuan dari remunerasi yang selanjutnya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan sumber daya manusia. Di mana hal ini memang perlu untuk dilakukan sehingga tingkat produktivitas dari pekerja bisa meningkat. Karena tanpa adanya peningkatan kesejahteraan tersebut, karyawan juga tidak akan termotivasi dalam meningkatkan kinerja suatu perusahaan. Maka dari itu, bisa saja suatu perusahaan tidak akan mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Karena perkembangan ini dilihat dari produktivitas pekerja yang dilakukan. Di mana kesejahteraan ini dapat dikatakan sebagai kemakmuran untuk setiap pekerja. Sehingga pekerja juga bisa merasakan banyaknya keuntungan yang diberikan oleh perusahaan dan akan dibalas dengan kerja yang baik.

5. Menciptakan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik

Dari pengertian remunerasi juga dapat dikatakan bahwa sebenarnya dapat menghasilkan suatu keuntungan. Di mana keuntungan yang diperoleh ini dapat bersifat banyak atau besar sehingga bisa berpengaruh juga bagi karyawan. Namun bisnis ini juga harus disertai dengan penggunaan modal yang dianggap paling efektif atau memiliki pengaruh yang besar. Tata kelola perusahaan yang baik juga dapat mempengaruhi ketahanan setiap karyawan atau anggota karena merasakan kenyamanan. Di mana kenyamanan yang diberikan seperti sering memberikan bonus kepada karyawan jika perusahaan mengalami untung yang besar. Bukan hanya itu, memiliki pemimpin yang baik juga salah satu bentuk ketahanan dari karyawan.

Unsur-Unsur Remunerasi

Selain pengertian remunerasi dan tujuannya, ada juga unsur yang menjadi faktor dalam pemberian remunerasi. Di mana ada hal-hal yang menjadi pertimbangan dalam pemberian gaji antara lain memberikan gaji sesuai dengan kontribusinya. Selain itu, pihak perusahaan juga harus mempertimbangkan dari tingkat remunerasi yang tinggi dan rendah. Ada pula unsur yang harus dilakukan adalah memberikan remunerasi berdasarkan kemampuan dalam pengembangan bisnis. Sehingga karyawan akan lebih giat dalam bekerja. Selain itu, pemberian bonus tersebut juga bisa dijadikan sebagai motivasi bagi karyawan lain untuk memiliki prestasi yang lebih baik. Di mana ketiga unsur tersebut dapat diterapkan oleh perusahaan untuk kemajuan perusahaan tersebut.

Kebijakan Remunerasi PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya

Penetapan Remunerasi

Indikator yang digunakan dalam menentukan Remunerasi Direksi agar sesuai dengan tujuan dari kebijakan remunerasi adalah sebagai berikut :

  1. Key Performance Indicator (KPI)
  2. Kinerja Perseroan
  3. Business Size
  4. Hasil benchmarking remunerasi industri Perbankan
  5. Pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang Perusahaan
  6. Regulasi dan Landasan hukum Ketenagakerjaan yang berlaku diwilayah operasional Perusahaan

Prosedur Penetapan Remunerasi

Selain tercermin dalam realisasi Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP), penetapan remunerasi juga membutuhkan pengkajian yang diusulkan berdasarkan hal-hal sebagai berikut:

  1. Penyampaian Rencana Bisnis Perusahaan kepada ke Pemangku Kepentingan/ Stakeholder dan regulator yang dilakukan pada akhir tahun;
  2. Penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) Direktur Utama yang disetujui oleh Dewan Komisaris dan ditandatangani oleh Direktur Utama dan Komisaris Utama;
  3. Penyusunan IKU Wakil Direktur Utama dan Direktur Bidang untuk meng-cover IKU Direktur Utama;
  4. Secara berkala dilakukan evaluasi kinerja masing-masing bisnis unit dan target utama dievaluasi secara bulanan melalui performance review;
  5. Pada akhir tahun dilakukan penilaian secara komprehensif yang dibahas dalam rapat Direksi;
  6. Hasil penilaian dilaporkan kepada Dewan Komisaris dan setelah RUPS dilakukan pembagian tantiem kepada Direksi yang didasarkan pada penilaian tersebut, sehingga tantiem 1 orang Direktur dapat berbeda dengan direktur lainnya.

RUPS memutuskan penetapan remunerasi dimana mekanisme basis formula yang telah ditetapkan oleh RUPS terlebih dahulu dikaji dan diusulkan besaran remunerasi oleh Dewan Komisaris dengan melibatkan Komite Remunerasi dan Nominasi untuk melakukan pendalaman. Dalam hal penetapan tunjangan dan fasilitas lainnya serta santuna purna jabatan bagi Direksi, Komite Remunerasi dan Nominasi berkonsultasi dengan Dewan Penasehat Komisaris lainnya.

 

 

Kebijakan Ini dipublikasikan, disunting, ditayangkan terakhir sesuai dengan Kebijakan Peraturan Penggunaan dan Kebijakan Perlindungan Privasi Pengguna Situs pada situs resmi PopIt Snack® tertanggal Rabu, 01 Mei 2019.