Kebijakan Perusahaan Mandiri Tunggal Sejahtera

Kebijakan Perusahaan ini hanya berlaku antara Mandiri Tunggal Sejahtera, selanjutnya disebut sebagai “Perusahaan“, dengan semua Stakeholder dan Jajaran Komisaris Perusahaan. “Layanan” adalah semua kegiatan yang diberikan dan difasilitasi oleh Perusahaan dalam kegiatan usaha Perusahaan dan/atau atas nama Perusahaan. Pihak lain diluar yang disebutkan tidak berhak mendapatkan Kebijakan Perusahaan ini, kecuali di izinkan oleh Perusahaan.

Pernyataan Independensi

Dewan Komisaris berkomitmen untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, memanfaatkan hak dan menunaikan kewajibannya dengan independen tanpa terbentur oleh kepentingan-kepentingan yang dapat merugikan Perusahaan dan pemangku kepentingan lainnya.

 

Komposisi Dewan Komisaris dan Dewan Penasihat Komisaris

Berdasarkan RUPST 01 Mei 2019, komposisi dan struktur Dewan Komisaris dan Dewan Penasihat Komisaris selama tahun buku 2019 adalah:

Gambar 1. komposisi dan struktur Dewan Komisaris dan Dewan Penasihat Komisaris

Uraian Tugas, Wewenang, dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris

Peran, tugas pokok, wewenang, dan kewajiban Dewan Komisaris diatur dalam Anggaran Dasar. Setiap anggota Dewan Komisaris Perusahaan Mandiri Tunggal Sejahtera wajib membaca dan mematuhi ketentuan-ketentuan tersebut. Kewajiban Dewan Komisaris, di antaranya mencakup:

  1. Melakukan pengawasan terhadap kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya baik mengenai Perusahaan maupun usaha Perusahaan yang dilakukan Direksi serta memberi nasihat kepada Direksi termasuk pengawasan terhadap pelaksanaan rencana kerja Perusahaan serta ketentuan Anggaran Dasar dan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham, serta perundang-undangan yang berlaku, untuk kepentingan Perusahaan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan.
  2. Melakukan tugas, wewenang, dan tanggung jawab sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam Anggaran Dasar Perusahaan dan keputusan RUPS.
  3. Meneliti dan menelaah laporan tahunan yang disiapkan Direksi serta menandatangani laporan tersebut.
  4. Melaksanakan kepentingan Perusahaan dengan memerhatikan kepentingan pemegang saham dan bertanggung jawab kepada RUPS.
  5. Membentuk komite-komite lain selain Komite Audit – jika dianggap perlu – dengan memperhatikan kemampuan Perusahaan.

Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris

Sepanjang 2019, Dewan Komisaris telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya antara lain:

  1. Melakukan pengawasan terhadap pengelolaan operasional dengan Direksi.
  2. Memberikan nasihat kepada Direksi.
  3. Melakukan kunjungan untuk melihat langsung pengelolaan Perusahaan.

Rapat Dewan Komisaris

Rapat Dewan Komisaris diselenggarakan melalui pertemuan langsung dengan Direksi. Hal-hal yang umumnya dibahas dalam rapat Dewan Komisaris mencakup materi mengenai kinerja dan pengembangan perusahaan, baik secara finansial dan operasional. Rapat ini juga berfungsi sebagai sebuah forum dimana setiap anggota memiliki hak untuk menyuarakan pendapatnya guna mencapai sebuah keputusan yang kolektif.

Komisaris Independen

Berdasarkan Peraturan Perusahaan, Komisaris Independen merupakan anggota Dewan Komisaris. Komisaris Independen memiliki kriteria pengangkatan sebagai berikut:

  1. Bukan merupakan orang yang bekerja pada Emiten dan Perusahaan Publik dan mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, atau mengendalikan serta mengawasi kegiatan Emiten atau Perusahaan Publik dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir;
  2. Tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak langsung pada Emiten atau Perusahaan Publik;
  3. Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Emiten atau Perusahaan Publik, anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi atau Pemegang Saham Utama Emiten dan Perusahaan Publik tersebut;
  4. Tidak memiliki hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Emiten atau Perusahaan Publik.

Dewan Penasihat Komisaris

Berdasarkan Peraturan Perusahaan, Dewan Penasihat Komisaris merupakan bagian dari Dewan Komisaris. Dewan Penasihat Komisaris memiliki kriteria pengangkatan sebagai berikut:

  1. Bukan merupakan bagian dari Komposisi dan Struktur Dewan Komisaris;
  2. Diangkat sebagai perwakilan dari suatu badan, kelompok, atau entitas yang berhubungan dengan pembinaan, pengembangan, pemakmuran Layanan Perusahaan.

Direksi

Direksi Perusahaan merupakan Organ Perusahaan yang bertanggung jawab dan bertindak kolektif sebagai satu kesatuan. Kedudukan setiap anggota Direksi dan Direktur Utama adalah setara. Direktur Utama bertindak sebagai primus inter pares dalam mengkoordinasikan kegiatan Direksi. Direksi merupakan organ Perusahaan yang berwenang, bertanggung jawab penuh dan bertindak kolektif sebagai satu kesatuan atas pengurusan Perusahaan. Direksi bertindak untuk kepentingan Perusahaan sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan serta mewakili Perusahaan, baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar. Anggota Direksi diangkat dan diberhentikan melalui RUPS untuk jangka waktu tertentu dan dapat diangkat kembali.

Pernyataan Independensi

Mengacu pada pasal 10 ayat (5) Anggaran Dasar Perusahaan, Direksi menjalankan tugasnya secara independen dan tidak terdapat campur tangan pihak-pihak lain yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Antar anggota Direksi dan antara anggota Direksi dengan anggota Dewan Komisaris tidak ada hubungan keluarga, baik hubungan keluarga langsung, maupun hubungan keluarga karena pernikahan.

Komposisi Direksi – Pejabat Direksi

Pejabat Direksi yang berwenang sesuai dengan RUPST 01 Mei 2019 adalah Bapak Fransiscus.

Uraian Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Direksi

Dalam melaksanakan tugas untuk mencapai maksud dan tujuan Perusahaan, Direksi bertanggung jawab penuh kepada Pemegang Saham. Sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam Anggaran Dasar Perusahaan, tugas pokok, wewenang dan kewajiban Direksi, antara lain:

Menjalankan segala tindakan yang berkaitan dengan pengurusan Perusahaan untuk kepentingan Perusahaan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan serta mewakili Perusahaan baik di dalam maupun di luar pengadilan.

Direksi berwenang:

  1. Menetapkan kebijakan kepengurusan Perusahaan.
  2. Mengatur penyerahan kekuasaan Direksi kepada seseorang atau beberapa orang anggota Direksi untuk mengambil keputusan atas nama Direksi atau mewakili Perusahaan di dalam maupun di luar pengadilan.
  3. Mengatur tentang ketenagakerjaan.
  4. Mengangkat dan memberhentikan pekerja Perusahaan.
  5. Mengangkat dan memberhentikan Sekretaris Perusahaan.
  6. Melakukan segala tindakan dan perbuatan lainnya mengenai pengurusan dan kepemilikan kekayaan Perusahaan, serta hubungan Perusahaan dengan pihak lain.
  7. Dengan itikad baik dan penuh tanggung jawab, setiap anggota Direksi menjalankan tugas untuk kepentingan dan usaha Perusahaan dengan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Rapat Direksi

Rapat Direksi diselenggarakan melalui pertemuan langsung para anggota Direksi. Hal-hal yang umumnya dibahas dalam rapat Direksi mencakup materi mengenai kinerja dan pengembangan perusahaan, baik secara finansial dan operasional. Rapat ini juga berfungsi sebagai sebuah forum dimana setiap anggota memiliki hak untuk menyuarakan pendapatnya guna mencapai sebuah keputusan yang kolektif.

 

Kebijakan Ini dipublikasikan, disunting, ditayangkan terakhir sesuai dengan Kebijakan Peraturan Penggunaan dan Kebijakan Perlindungan Privasi Pengguna Situs pada situs resmi PopIt Snack® tertanggal Rabu, 01 Mei 2019.