Apa yang Harus Diketahui

Pada mulanya halaman ini buat untuk ditujukan kepada Konsumen dan Pekerja dari PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya, sebagai respon dan tanggap darurat akan pandemik COVID-19 di Indonesia. Namun bisa saja pengguna lain diluar ruang lingkup diatas mengakses halamanan ini. Kami memberikan informasi tentang penyakit COVID-19 mulai dari informasi tentang gejala, penularan, dan langkah yang harus diambil jika merasa tidak sehat.

Apa Itu COVID-19?

COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh Novel Coronavirus (2019-nCoV), jenis baru coronavirus yang pada manusia menyebabkan penyakit mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernapasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Pada 11 Februari 2020, World Health Organization (WHO) mengumumkan nama penyakit yang disebabkan 2019-nCov, yaitu Coronavirus Disease (COVID-19).

Gejala

Gejala umum berupa demam ≥37°C, batuk kering, dan sesak napas. Jika ada orang yang dalam 14 hari sebelum muncul gejala tersebut pernah melakukan perjalanan ke negara terjangkit, atau pernah merawat/kontak erat dengan penderita COVID-19, maka terhadap orang tersebut akan dilakukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut untuk memastikan diagnosisnya.

Penularan

Seseorang dapat terinfeksi dari penderita COVID-19. Penyakit ini dapat menyebar melalui tetesan kecil (droplet) dari hidung atau mulut pada saat batuk atau bersin. Droplet tersebut kemudian jatuh pada benda di sekitarnya. Kemudian jika ada orang lain menyentuh benda yang sudah terkontaminasi dengan droplet tersebut, lalu orang itu menyentuh mata, hidung atau mulut (segitiga wajah), maka orang itu dapat terinfeksi COVID-19. Seseorang juga bisa terinfeksi COVID-19 ketika tanpa sengaja menghirup droplet dari penderita. Inilah sebabnya mengapa kita penting untuk menjaga jarak hingga kurang lebih satu meter dari orang yang sakit.

Health Safety Environment (HSE) Performance Indicator Record

Dipublikasikan berdasarkan data yang sebenarnya diambil dari statistik monitoring Sistem Manajemen Keselamatan Kerja K3 Perusahaan PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya terhadap Pekerja-nya. Data pantauan berikut berasal dari Laporan Harian Sistem Manajemen Keselamatan Kerja Perusahaan yang disampaikan ke publik. Data bersifat dinamis berdasarkan aktifitas yang dilaksanakan oleh Pekerja di wilayah Area Kerja Pekerja atau Perusahaan.

Periode Pantauan: Januari – Juni 2020
Pembaharuan Terakhir pada

1
Kecelakaan Kerja
0
Kecelakaan Ringan
1
Kecelakaan Sedang
0
Kecelakaan Berat
0
Meninggal
0
Indikasi COVID-19
0
Terkonfirmasi terjangkit COVID-19
0
Positif Aktif COVID-19
0
Sembuh dari COVID-19
0
Meninggal karena COVID-19
0
Orang Dalam Pemantauan
0
Orang Dalam Pengawasan

Maklumat Gugus Tugas COVID-19 PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya

Langkah Penanganan Covid-19 Harus Cepat, Tepat, dan Akuntabel

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa perkembangan penyebaran virus COVID-19 bergerak cukup dinamis di negara tercinta kita, Republik Indonesia. PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya (Persero) (“Perseroan” atau “Perusahaan“) menyikapi hal ini dengan terus mengutamakan kesehatan dan keselamatan karyawan serta mengedepankan layanan yang baik bagi Pemangku Kepentingan dan Konsumen-nya dengan beberapa langkah utama sebagai berikut:

Pembentukan Gugus Tugas Covid 19
Gugus tugas (taskforce) telah dan tetap fokus untuk segera mengambil langkah taktis melalui beberapa protokol untuk mengantisipasi penyebaran virus di lingkungan kerja PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya dan memastikan kelangusungan proses bisnis Perseroan berjalan dengan baik.

Kebijakan Split Operation & Work from Home (“WFH”)
Per hari ini (03/3/20), sebanyak 90% karyawan Perusahaan melakukan pekerjaan dari rumah dan sisanya bekerja di kantor untuk lebih memastikan pelayanan prima bagi seluruh Pemangku Kepentingan termasuk kelancaran proses bisnis. Hal ini telah dipublikasikan kepada khalayak melalui rilis siaran media yang termuat pada tautan ini.

Perangkat Teknologi bagi Karyawan
Perusahaan memfasilitas para karyawan yang melakukan WFH dengan perangkat kerja yang baik, termasuk menyediakan fasilitas teknologi telewicara (conference call dan video call) agar kegiatan pertemuan dapat tetap terlaksana dan pada saat bersamaan dapat tetap terhindar dari kontak fisik untuk meminimalisir penyebaran virus.

Perusahaan menaruh kepedulian serta keprihatinan yang besar terhadap kondisi terkini penyebaran virus COVID-19 di Indonesia. Namun demikian kondisi tersebut tidak mempengaruhi dedikasi dan komitmen kami dalam mengedepankan layanan yang baik bagi Pemangku Kepentingan dengan tetap membuka jalur komunikasi melalui email, telepon, dan atau jalur komunikasi lainnya untuk dapat senantiasa terhubung dengan setiap Insan Perusahaan yang dibutuhkan.

Penyesuaian atas kebijakan-kebijakan terkait hal ini akan kami lakukan, mengikuti perkembangan kondisi COVID-19 di Indonesia. Penyesuaian dan pembaharuan pengkinian data akan mengikuti regulasi dari Pemerintah Republik Indonesia dan regulasi sesuai area teritori yang bisa saja berbeda dari daerah lain, mengikuti domisili dimana Perusahaan berlokasi.

Terima kasih atas dukungan seluruh Pemangku Kepentingan khususnya Konsumen yang terhormat, semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya untuk senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan.

Salam,
Direksi dan Karyawan PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya
dan
Ketua Gugus Tugas COVID-19 PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya

Respon, Tanggapan, dan Sumber Daya Perusahaan

Bagaimana Kami Membantu Anda

Kami ada di sini saat Anda membutuhkan kami
Perusahaan berkomitmen untuk membantu Konsumen dan para Pekerja kami di seluruh dunia yang terkena dampak COVID ‑ 19. Berikut adalah detail tentang respons kami dan sumber daya untuk membantu Anda menjalani hari-hari mendatang.

Menjaga Lingkungan Area Kerja Pekerja Kami

Area kerja merupakan tempat dimana para Pekerja kami bekerja, baik tempat produksi maupun administrasi. Monitoring secara menyeluruh diberlakukan untuk memastikan penularan COVID-19 di Area Kerja kami.

Keselamatan Pelanggan

Sejauh ini tidak pernah ditemukan kejadian penyebaran COVID-19 melalui media kemasan atau makanan dan minuman. Namun Kami melakukan pencegahan ulang agar Pelanggan tidak terkena kontaminasi silang maupun bahaya lainnya.

Jarak Secara Fisik

Physical distancing atau pembatasan fisik dilakukan kepada setiap Pekerja kami selama mereka berada di Area Kerja. Kami mencoba meminimalisir kontak secara fisik antar Pekerja.

Protokol Pengolahan Makanan & Minuman

Mengacu pada WHO, Analisis Bahaya dan Pengendalian Titik Kritis didefinisikan sebagai suatu pendekatan ilmiah, rasional, dan sistematik untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan bahaya. Protokol ini juga mengacu pada petunjuk teknis Badan Pengawas Obat dan Makanan di Indonesia.

Penjagaan Fasilitas Bersama

Kami memahami penggunaan fasilitas bersama yang digunakan oleh para Pekerja kami tida mungkin dilarang. Namun, kami dapat melakukan pencatatan (tracing) dengan menggunakan monitoring atas penggunaan fasilitas bersama tersebut.

Protokol Tanpa Kontak & Tanpa Kertas

Implementasi dasar menuju era teknologi Indonesia 4.0 dengan menerapkan teknologi sebagai salah satu alternatif dalam berkomunikasi. Kami mencoba meminimalisir penggunaan kertas demi menjaga kelestarian alam, khususnya di Indonesia.

Protokol untuk Vendor

Kami mengajak semua vendor (mitra) kami untuk menerapkan gaya hidup sehat dan saling jaga untuk mencegah penyebaran COVID-19. Kami memastikan Pekerja mitra yang berinteraksi dengan Pekerja kami dalam kondisi sehat, yaitu tidak memiliki gangguan pernafasan, sakit tenggorokan, batuk serta memiliki suhu tubuh normal. Kami juga memastikan mitra terlengkapi dengan masker, sarung tangan, hand sanitizer atau sabun dan cairan desinfektan.

Protokol Teknologi Digital

Produktivitas dengan teknologi dan menjadi lebih efektif dengan penggunaan teknologi. Saatnya untuk menyongsong revolusi industri dan teknologi Indonesia 4.0.

Coronavirus (COVID-19) Indonesia Live Data

Sumber Data: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia & Gugus Tugas Percepatan COVID-19 Republik Indonesia

No Provinsi Positif Sembuh Meninggal
1 DKI Jakarta 63.318 49.546 1.570
2 Jawa Timur 41.076 33.575 2.990
3 Jawa Tengah 19.754 13.306 1.272
4 Jawa Barat 17.502 10.167 319
5 Sulawesi Selatan 14.403 10.633 400
6 Kalimantan Selatan 9.817 8.226 401
7 Sumatera Utara 9.468 5.708 401
8 Bali 7.888 6.418 222
9 Kalimantan Timur 6.954 4.528 272
10 Sumatera Selatan 5.449 3.990 324
11 Riau 5.448 2.194 106
12 Papua 5.176 3.558 72
13 Banten 4.464 2.737 136
14 Sumatera Barat 4.448 2.303 94
15 Sulawesi Utara 4.317 3.371 170
16 Aceh 3.694 1.680 136
17 Kalimantan Tengah 3.300 2.549 130
18 Nusa Tenggara Barat 3.126 2.442 185
19 Maluku 2.615 1.632 39
20 Gorontalo 2.437 2.143 69
21 Daerah Istimewa Yogyakarta 2.245 1.543 60
22 Sulawesi Tenggara 2.223 1.417 48
23 Maluku Utara 2.011 1.787 73
24 Kepulauan Riau 1.724 1.174 56
25 Papua Barat 1.516 917 26
26 Kalimantan Barat 868 720 7
27 Lampung 738 436 29
28 Bengkulu 536 307 31
29 Sulawesi Barat 505 378 7
30 Kalimantan Utara 492 423 3
31 Jambi 386 256 8
32 Nusa Tenggara Timur 321 231 5
33 Sulawesi Tengah 321 234 12
34 Kepulauan Bangka Belitung 191 173 2

Informasi Resmi diperbarui dari Gugus Tugas Percepatan COVID-19 Republik Indonesia

Nomor Hotline COVID-19

119 dan 112

Nomor Hotline Informasi PSBB Wilayah Bandung dan Sekitarnya

022113

Pembatasan sosial berskala Besar (PSBB) adalah istilah kekarantinaan kesehatan di Negara Republik Indonesia yang didefinisikan sebagai “Pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi penyakit dan/atau terkontaminasi sedemikian rupa untuk mencegah kemungkinan penyebaran penyakit atau kontaminasi.”

Daftar Rumah Sakit Rujukan

Berikut ini adalah rumah sakit yang menjadi rujukan untuk pasien dengan status Pasien dalam Pengawasan. Anda harus mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat terlebih dahulu seperti klinik/rumah sakit umum sebelum akhirnya dapat dirujuk ke rumah sakit di bawah ini.

RSU Dr. Hasan Sadikin Bandung
Jl. Pasteur No. 38, Kota Bandung
+62222034953 +62222034954
+62222034955 +62222551111

RS Immanuel Bandung
Jl. Kopo No. 161, Kota Bandung
+62225201656 +62225201672

RS Unggul Karsa Medika Kabupaten Bandung
Taman Kopo Indah III Blok H-1, Mekar rahayu, Kab. Bandung
+622286011220

Hubungi Layanan Kontak Darurat COVID-19 jika:

  • Anda sdeang mengalami gejala COVID-19. Gejala yang paling umum; demam, batuk kering, kelelahan. Rata-rata gejala akan muncul 5–6 hari setelah seseorang pertama kali terinfeksi virus ini, tetapi bisa juga 14 hari setelah terinfeksi.
  • Anda baru – baru ini berkunjung ke suatu negara atau daerah dengan risiko tinggi akan penyebaran COVID-19.
  • Anda telah melakukan kontak dekat dengan seseorang dengan risiko tinggi akan COVID-19, baik Orang Dalam Pemantauan (ODP) atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Masing-masing orang memiliki respons yang berbeda terhadap COVID-19. Sebagian besar orang yang terpapar virus ini akan mengalami gejala ringan hingga sedang dan akan pulih tanpa perlu dirawat di rumah sakit.

Untuk referensi lebih lanjut kunjungi:

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Republik Indonesia
World Health Organization
Peta Kasus Global COVID-19
Pusat Informasi & Koordinasi COVID-19 Jawa Barat
Pusat Informasi & Koordinasi COVID-19 Kota Bandung
Pusat Informasi & Koordinasi COVID-19 Kabupaten Bandung

Sesuai dengan kepastian kegiatan industri tetap dapat berlangsung, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia mengeluarkan Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Operasional Pabrik dalam Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Surat Edaran Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2020 tentang Pedoman Pengajuan Permohonan Perizinan Pelaksanaan Kegiatan Industri Dalam Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat COVID-19.

Atas dasar dan landasan hukum tersebut, para Pekerja / Karyawan dari PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya berhak melakukan permintaan Pengajuan Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri dan/ atau Surat Keterangan Kerja yang tersinkronisasi dengan Sistem Informasi Industri Kementrian Perindustrian Republik Indonesia dalam rangka aksebiltas pekerjaan masa Pandemi COVID-19 dan/atau masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan/atau masa Karantina Wilayah dan/atau masa waktu yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai Kejadian Bencana Luar Biasa Non Bencana Alam untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Ajukan Permohonan Verifikasi Dokumen JDIH Perusahaan

Hal yang Sebaiknya Dihindari

Dalam Rangka Penyebaran COVID-19 di rumah, area kerja, dan ditempat lainnya

Berkumpul lebih dari 3 orang

Mengacu pada jarak aman dan penerapan pembatasan jarak secara fisik yang dihimbau oleh pemerintah. Apabila harus dilakukan, lakukan dengan pembatasan jarak secara fisik antar satu dan lainnya.

Menyentuh Area Beresiko

Meminimalisir untuk menyentuh mata, hidung atau mulut dengan telapak tangan setelah beraktifitas. Pastikan tangan Anda telah bersih dengan mencuci tangan sebelum melakukan aktifitas. Pencegahan Area Beresiko dapat mengenakan masker yang diganti secara berkala, agar tidak menular kepada orang lain.

Kontak Fisik

Melakukan kotak fisik seperti berjabat tangan. Membatasi menerima tamu dan hindari kontak langsung dengan tamu untuk mencegah penyebaran virus yang lebih luas.

Bepergian

Bila mendesak Anda membutuhkan Surat Perjalanan Dinas (SPD) yang disediakan oleh Perusahaan. Surat ini berisi keterangan berpergian tempat lain untuk tujuan bekerja. Mintalah bantuan teman, anggota keluarga, atau layanan jasa lain untuk menyelesaikan urusan di luar rumah.