0

Cart

PopIt Snack® Berpartisipasi dalam Pameran Inovasi I3E Kemenristekdikti sebagai peserta PPBT 2019 di Jakarta Convention Center

Jakarta 03 Oktober 2019, untuk segera dipublikasikan. – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) kembali menyelenggarakan pameran Inovator Inovasi Indonesia Expo (I3E) 2019. Event tahunan tersebut sudah diselenggarakan sejak 2015. Ajang pameran I3E 2019 ini bertempat di Hall B JCC, Jakarta yang akan berlangsung dari 3 – 6 Oktober 2019 dengan mengusung tema “Startup Teknologi dan Inovasi Industri Meningkatkan Daya Saing Bangsa.” “Kemristekdikti sejak tahun 2015 telah melaksanakan program pengembangan wirausaha rintisan berbasis teknologi dan hasil Lemlitbang yang dimanfaatkan industri. Lima tahun terakhir ini, Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi Kemristekdikti sudah melakukan pembinaan dan pengembangan startup teknologi yang berasal dari perguruan tinggi, lembaga penelitian dan pengembangan, industri, serta masyarakat umum,” ujar Menristekdikti Mohamad Nasir.

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir membuka pameran Inovasi Inovator Indonesia Expo (I3E) di Hall B JCC Senayan, Jakarta. Pembukaan pameran itu dilakukan secara simbolis oleh Menristekdikti Mohamad Nasir bersama jajaran Kemenristekdikti dengan cara menerbangkan pesawat kertas. Prosesi tersebut dilakukan sebagai penghormatan kepada Mantan Menristek serta Presiden RI ke-3, almarhum B.J Habibie. Dalam sambutannya Menristek Nasir membandingkan, Iran yang diembargo Amerika Serikat, pertumbuhan startup-nya mulai 2004-2014 menghasilkan 1.000 startup. Indonesia saat itu satu tahunnya hanya ada 8 hingga 15 startup.

Dikatakan, perhelatan pameran I3E 2019 ini diharapkan akan dapat menjembatani kebutuhan masyarakat untuk membuka akses teknologi.  Diharapkan pula masyarakat dapat lebih memahami perkembangan teknologi di tengah situasi dan kondisi lingkungan usaha yang semakin dinamis dan kompetitif. Selain itu, perhelatan I3E 2019 ini merupakan upaya untuk memperkenalkan serta menanamkan kecintaan teknologi dari perusahaan-perusahaan rintisan inovatif di masyarakat yang dapat dijadikan bahan komoditas yang layak dan laku di jual dan dari hasil-hasil lembaga  litbang dalam  negeri yang sudah di manfaatkan di industri. Pameran I3E tahun 2019 kali ini menampilkan sebanyak 404 produk/inovasi yang terdiri dari 249 hasil produk/inovasi dari program pendanaan PPBT, 132 produk/inovasi dari program pendanaan CPPBT, dan 23 produk/inovasi dari pendanaan Inovasi Industri yang semuanya adalah karya anak negeri.

Dalam event I3E 2019 ini, selain memamerkan hasil-hasil inovasi, juga melakukan kegiatan lainnya seperti:

  1. Seminar Bisnis dan Teknologi, yang menghadirkan nara sumber dari para pelaku start up yang sukses untuk dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan bagi para start up start up yang baru mulai atau yang sedang menyusun rencana membangun start up
  2. Talkshow, yaitu dengan narasumber yang kompeten baik daei kalangan bisnis, regulasi pemerintah ataupun para perusahaan dari pembiayaan.
  3. Bisnis Coaching, kegiatan ini diperuntukan untuk bisa memberikan bimbingan langsung terkait dunia start up.
  4. Kompetisi Ide dan konsep inovasi Teknologi., dalam kesempatan ini akan ada kompetisi konsep dan inovasi teknologi yang di opertandingkan, kegiatan ini dapat diikuti oleh berbagai kalangan tentunya dengan hadiah yang menarik.
  5. Kegiatan Speed dating, kegiatan ini adalah memfasilitasi sebuah moment pertemuan antara para investor atau pelaku pembiayaan dengan para start up dimana diharapkan tentunya para investor tersebut dapat melakukan bisnis meeting dengan para startup.

Negara yang maju bukanlah negara yang memiliki jumlah penduduk besar ataupun luas wilayahnya, melainkan mereka yang berinovasi.” Setiap hari dunia terus berubah seiring dengan berkembangnya peradaban manusia. Hal ini juga terjadi pada dunia industri yang semakin berkembang pada sektor teknik maupun teknologi produksi.

Perkembangan-perkembangan tersebut kemudian melahirkan suatu periode bernama “Revolusi Industri”. Adanya revolusi industri 4.0 memberikan dampak yang cukup besar di dunia. Tentunya Indonesia pastinya akan mengalami dampak dari revolusi industri ini. Oleh karenanya, Indonesia sendiri telah menanggapi dan berbenah mengenai dampak-dampak yang diberikan dari revolusi industri baik positif maupun negatif.

Kesiapan Indonesia dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 bukan merupakan suatu hal yang bisa ditawar menawar. Mau tidak mau, Indonesia harus siap menghadapi Revolusi Industri 4.0, dan salah satu tolak ukur kesiapan Indonesia dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 ini adalah melalui Iptek dan inovasi. Kemenristek sendiri dalam rangka melaksanakan dan mendorong pertumbuhan ekonomi dan daya saing bangsa di era Revolusi Industri 4.0 adalah dengan melakukan “Terobosan inovasi dan perkuatan sistem inovasi untuk meningkatkan produktivitas industri dan meningkatkan perusahaan pemula berbasis teknologi”.

Hilirisasi hasil produk penelitian dan pengembangan (Litbang) menuju komersialisasi akan meningkatkan produktivitas industri. Dengan adanya hilirisasi hasil inovasi teknologi menuju komersialisasi maka akan menghasilkan banyak manfaat yang dapat dirasakan, diantaranya adalah adanya produk-produk baru yang muncul. Namun tentunya, untuk mendukung hal tersebut bangsa Indonesia membutuhkan Sumber Daya Manusia yang unggul dalam artian bisa menguasai Iptek dan berinovasi sehingga bangsa kita bisa keluar dari kutukan sumber daya alam. Guna mengimplementasikan menuju hilirisasi tersebut, pemerintah melalui Kemenristekdikti sejak tahun 2015 telah melaksanakan program penumbuhkembangan wirausaha rintisan berbasis teknologi serta mengenalkan hasil penelitian Lembaga Penelitian dan Pnegembangan (Lemlitbang) yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku industri.

PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya berkesempatan untuk memperkenalkan kepada khalayak produk yang telah dihasilkan dari Pendanaan Program Perusahaan Berbasis Teknologi Tahun 2019, dalam produk PopIt Snack®. Hasil dari pendanaan program PPBT Tahun 2019 ini dilakukan dengan titik fokus pada penguatan kapasitas produksi, legalisasi usaha, promosi dan pemasaran, dan pengembangan sumber daya manusia. “Saya mewakili perusahaan yang saya pimpin berterima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada perusahaan untuk dapat memperkenalkan produk dari PopIt Snack. Merupakan tanggung jawab saya untuk melaksanakan sesuai dengan arahan agar dapat men-scaling-up perusahaan menjadi lebih baik lagi, tentunya dengan menitik beratkan kepada 4 kategori fokus yang menjadi acuan kementrian untuk peningkatan kami sebagai perusahaan inovasi.“, jelas Fransiscus direktur utama PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya.

Kami melakukan penambahan kata Berkarya pada nama legalitas perusahaan setelah mendapatkan bantuan pendanaan oleh kemenristekdikti, khususnya aspek legalisasi usaha. (PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya -Red) Seiring dengan perkembangan dan visi dari pemerintah agar dapat berkarya dalam perannya sebagai bangsa Indonesia dan mewujudkan Indonesia yang lebih baik lagi.

Hal mengenai  Penetapan Penerima Pembiayaan Program Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi Yang Dibiayai Oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2019 dapat disimak di halaman situs resminya di tautan https://ristekdikti.go.id/pengumuman/pengumuman-penetapan-proposal-penerima-pembiayaan-program-perusahaan-pemula-berbasis-teknologi-oleh-anggaran-pendapatan-dan-belanja-negara-tahun-2019/ dan salinan ketetapan tersebut dapat diunduh disini.

Jika Anda memiliki pertanyaan terkait tentang Kegiatan PopIt Snack® pada kegiatan acara Pendanaan Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi ini, jangan ragu untuk menghubungi kami. Kami berharap dapat memaksimalkan teknologi informasi untuk berkompetisi dengan sehat dan memberikan informasi yang lebih cepat.

Tentang Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia
Dalam rangka mencapai visi dan misi Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti), maka visi dan misi tersebut dirumuskan ke dalam bentuk yang lebih terarah dan operasional berupa perumusan tujuan strategis (strategic goals). Dalam rangka memecahkan permasalahan yang dihadapi seperti yang dijelaskan pada bagian sebelumnya dalam rangka mewujudkan visi dan melaksanakan misi Kemenristekdikti, maka tujuan strategis yang harus dicapai adalah : Meningkatnya relevansi, kuantitas dan kualitas sumber daya manusia berpendidikan tinggi, serta kemampuan Iptek dan inovasi untuk keunggulan daya saing bangsa. Untuk melihat secara lebih konkrit ketercapaian tujuan strategis tersebut perlu ditetapkan ukuran indikator tujuan tersebut secara kuantitatif. Dalam rancangan lima tahun ke depan, indikator kinerja tujuan strategis diukur dengan indeks pendidikan tinggi pada tahun 2019 ditargetkan berada pada peringkat 56 besar dunia dengan nilai 5,0 dan indeks inovasi Indonesia pada tahun 2019 yang ditargetkan berada pada peringkat 26 besar dunia dengan nilai 4,4. Visi utama dari Kemenristekdikti ini adalah mewujudkan pendidikan tinggi yang bermutu serta kemampuan iptek dan inovasi untuk mendukung daya saing bangsa.

Tentang Pusat Inkubator Bisnis Oorange Universitas Padjadjaran
Oorange sebagai divisi inkubator Kawasan Sains dan Teknologi Unpad diketuai oleh Ibu Diana Sari, M.Mgt., PhD, Proses inkubasi bisnis di Oorange sendiri meliputi prainkubasi, seleksi, inkubasi, dan pascainkubasi. Pada proses inkubasi, para pelaku usaha diberikan berbagai macam pelatihan pengelolaan keuangan, pemasaran digital, hingga pengelolaan bisnis keberlanjutan. Pihaknya juga menyediakan ruang mentoring bagi para pelaku usaha. Universitas Padjadjaran (UNPAD) merupakan salah satu dari 5 universitas di Indonesia yang memiliki kawasan penelitian. Tidak hanya memajukan penelitian Indonesia, kawasan ini dapat menjadi inspirasi memunculkan usaha baru yang berbasis pendidikan melalui hasil penelitian. Oorange Unpad juga memfasilitasi pembiayaan bagi pelaku usaha. Saat ini, pusat inkubator bisnis UNPAD, Oorange menyediakan sejumlah pembiayaan dari UNPAD, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, hingga dari para mitra Oorange itu sendiri.

Tentang Pusat Inkubator Bisnis STIA LAN Bandung (BiCube)
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara Bandung telah meresmikan Pusat Inkubator bisnis atau Business Incubator Centre (Bicube) pada hari Kamis, tanggal 8 November 2018 yang lalu di Kampus STIA LAN Bandung, Jl Cimandiri 34 – 38 Bandung. Menurut Menteri Negara Koperasi dan UKM No. 81.3/Kep/M.KUKM/VIII/2002 : (a). Inkubasi adalah proses pembinaan bagi Usaha Kecil dan atau pengembangan produk baru yang dilakukan oleh Inkubator Bisnis dalam hal penyediaan sarana dan prasarana usaha, pengembangan usaha dan dukungan manajemen serta teknologi. (b). Inkubator adalah lembaga yang bergerak dalam bidang penyediaan fasilitas dan pengembangan usaha, baik manajemen maupun teknologi bagi Usaha Kecil dan Menengah untuk meningkatkan dan mengembangkan kegiatan usahanya dan atau pengembangan produk baru agar dapat berkembang menjadi wirausaha yang tangguh dan atau produk baru yang berdaya saing dalam jangka waktu tertentu.

Tentang Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN)
STIA LAN Bandung merupakan salah satu Perguruan Tinggi di bawah naungan Lembaga Administrasi Negara, yang berlokasi terletak di Jalan Cimandiri No. 34-38 Bandung.  STIA LAN Bandung merupakan hasil integrasi dua lembaga pendidikan yaitu Perguruan Tinggi Dinas Ilmu Administrasi Negara (PTDIAN), yang didirikan pada tanggal 24 Desember 1960 berdasarkan Keputusan Menteri Pertama RI Nomor 578 MP/1960, dan Akademi Ilmu Administrasi (AIA), yang berdiri pada tanggal 7 Juli 1964 berdasarkan Keputusan Presidium Kabinet Kerja RI Nomor Aa/C/77/1964. Pengintegrasian kedua lembaga tersebut dituangkan ke dalam Surat Keputusan Direktur LAN Nomor 31/Pend/UP/1967 tertanggal 28 Maret 1967 dengan nama Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA-LAN). Selanjutnya STIA-LAN diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 20 Tahun 1989 dan Surat Keputusan Ketua LAN Nomor 1202 Tahun 1990. Selanjutnya penguatan kedudukan dan peran STIA-LAN diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 1999 tentang LAN. Eksistensi STIA LAN diperkuat lagi melalui Keputusan Presiden   Nomor   100   Tahun 1999 tanggal  31  Agustus 1999 tentang Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN). Operasional organisasi STIA LAN diatur melalui  Keputusan Kepala LAN Nomor  535/V/6/1999  tanggal 20 September 1999 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekolah Tinggi Ilmu Adminsitrasi Lembaga Administrasi Negara.

Tentang PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya
PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya adalah perusahaan produsen makanan ringan dalam kemasan, dengan merek dagang PopIt Snack®. Saat ini konsentrasi untuk memproduksi makanan ringan dari hasil olah pangan jagung dengan merek dagang PopIt Snack®.

For immediately contact Public Relation Officer in charge

PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya  | press@popitsnack.com

###

for immediately publish and release

IKLAN