0

Cart

PopIt Snack® Mengikuti Ekosistem Kreatif Bisma Bandung Bigger

Kota Bandung 09 Mei 2018, untuk segera dipublikasikan. – Hari ini PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya (PopIt Snack®) menghadiri acara solusi mempermudah atasi masalah industri kreatif, Bigger hadir di Aryaduta Bandung. Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Information System and Mobile Application (Bisma) menyelenggarakan Bisma Goes To Get Member (Bigger) di Hotel Aryaduta, Rabu (9/5).

Mesdin Kornelis Simarmata menyampaikan bahwa BEKRAF telah meluncurkan aplikasi unggulan BISMA (BEKRAF Information System and Mobile Application) yang bertujuan memajukan pelaku usaha kreatif di Indonesia. Para pelaku dari 16 sub-sektor yang terdaftar di BEKRAF perlu mendorong BISMA bukan hanya sebagai aplikasi milik pemerintah saja tetapi sebagai wahana bersama para pelaku kreatif di Indonesia untuk memajukan perkembangan usahanya, ujar Mesdin Kornelis Simarmata. BISMA mendorong para pelaku memiliki jejaring dan memperoleh kesempatan mendapatkan fasilitasi dan dukungan bagi pengembangan usahanya dari BEKRAF.

Acara dibuka oleh Wakil Kepala BEKRAF, Ricky Joseph Pesik. Acara ini diharapkan akan mendukung komunikasi dua arah antara pelaku kreatif dari 16 subsektor dengan BEKRAF untuk memudahkan pemerintah menangkap masalah dan menerima saran seputar industri kreatif sehingga dapat dihasilkan pemetaan akurat yang dapat membantu formulasi kebijakan ekonomi kreatif dan menciptakan ekosistem kreatif yang kondusif. Selain itu pelaku kreatif yang terdaftar di BISMA akan lebih mudah mendapatkan kesempatan untuk difasilitasi dan didukung oleh BEKRAF dalam mengembangkan usaha kreatif mereka.

Pelaku kreatif yang terdaftar di Bisma akan lebih mudah mendapatkan kesempatan untuk difasilitasi dan didukung oleh Bekraf dalam mengembangkan usaha kreatif mereka,” tutur Wakil Kepala BEKRAF, Ricky Joseph Pesik.

Dari hasil survey khusus ekonomi kreatif BPS dan BEKRAF, di tahun 2016 produk domestik bruto (PDB) ekonomi Kreatif tercatat 922,59 triliun rupiah, angka ini meningkat 4,95 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah unit usaha ekonomi kreatif berdasarkan hasil Sensus Ekonomi 2016 (SE 2016) untuk KBLI Ekonomi Kreatif sebanyak 8.203.826 usaha. Kegiatan BIGGER di Kota Bandung ini juga merupakan ajang berjejaring bagi para stakeholder ekonomi kreatif. Kota dengan total 126.184 pelaku kreatif yang kebanyakan bergerak di subsektor kuliner sebanyak 88.524 usaha, fesyen dengan 23.550 usaha dan kriya dengan 7.986 usaha. Hal ini dinilai sangat potensial untuk pengembangan ekonomi kreatif bagi BEKRAF untuk berkoordinasi dan memfasilitasi terjadinya kolaborasi antar pelaku kreatif.

Selepas pembukaan, dilanjutkan dengan BEKRAF Session yang dihadiri oleh jajaran pejabat BEKRAF sebagai pembicara kunci yang hadir yaitu, Dr. Ing. Abdur Rohim Boy Berawi, M.Sc (Deputi Riset Edukasi dan Pengembangan), Endah Wahyu Sulistianti (Deputi Hubungan Antar Lembaga dan Wilayah), Sappe M.P. Sirait, S.STP.,M.Si (Direktur Pengembangan Pasar Dalam Negeri) dan Menhariq Noor S.Kom., M.T (Kepala Sub Direktorat Perancangan TIK). BEKRAF Session adalah sesi konsultasi dimana pelaku kreatif dapat berinteraksi langsung dengan Pejabat BEKRAF dan berdiskusi seputar BEKRAF dan pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia.

Banyak informasi yang berguna bagi kami, Mandiri Tunggal Sejahtera. Terlebih, mengikuti acara seperti ini yang di ikuti mastering class khusus sektor kuliner. Diharapkan membawa angin segar dan informasi maupun inovasi yang dapat diterapkan di lingkungan perusahaan.”, papar Franciscus Direktur Utama PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya di acara Bisma Goes To Get Member (Bigger).

Pada sesi siang hari, acara dilanjutkan oleh pelaksanaan 3 masterclass di bidang gastronomy oleh Adrian Ishak (Chef Molecular Gastronomy Indonesia), masterclass di bidang trend forecasting 2019-2020 moslem fashion dari Taruna Kusmayadi (Indonesia Trend Forecasting), Sylvie Arizkiany Salim (Ketua KOPIKKON) dan Lia Mustafa (Indonesia Trend Forecasting) dan masterclass tentang branding dan desain produk yang diisi oleh Ilham Pinastiko (Chief Director Research & Development PALA Nusantara) dan Faris “Nof” Naufal dan Ahmad “Mocho” Rifqi (Founder Monoponik Studio).

Yang menarik lagi, tampil juga brand produk kreatif terpilih dari kreator lokal Bandung yang sudah bekerjasama dengan BEKRAF. “Mari berkolaborasi dan saling menginspirasi untuk ekonomi kreatif Indonesia yang lebih baik,” tutup Ricky Joseph Pesik.

Jika Anda memiliki pertanyaan terkait tentang Kegiatan PopIt Snack® ini, jangan ragu untuk menghubungi kami. Kami berharap dapat memaksimalkan teknologi informasi untuk berkompetisi dengan sehat dan memberikan informasi yang lebih cepat.

 

 

 

Tentang Badan Ekonomi Kreatif
Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui menteri yang membidangi urusan pemerintahan di bidang pariwisata. Badan Ekonomi Kreatif merupakan badan yang pertama kali dibentuk oleh Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2015. Semula urusan ekonomi kreatif menjadi bagian dari Kementerian Pariwasata dan Ekonomi Kreatif yang dibentuk pada Kabinet Indonesia Bersatu II tahun 2011 sampai 2014. Saat ini Kepala Badan Ekonomi Kreatif dijabat oleh Triawan Munaf.

Tentang Benang Merah Komunikasi
Benang Merah Komunikasi berusaha untuk menjadi pemimpin global dalam solusi media digital dan pemasaran digital di era MEA (MAsyarakat Ekonomi ASEAN) pada tahun 2018 dan telah dimulai sejak awal 2015, terutama di Indonesia. Benang Merah Komunikasi berharap bisa memberi pelanggan sesuatu untuk menciptakan terobosan konten digital, menyebar di media dan layanan, mengukur dan mengoptimalkan dari waktu ke waktu, dan mencapai kesuksesan bisnis yang lebih besar. Mereka membantu pelanggan membuat, mengelola, mempromosikan, dan memonetisasi konten mereka di setiap saluran dan tampilan. Benang Merah Komunikasi adalah wiraswasta kreatif dan ahli strategi kreatif yang bekerja dengan merek, institusi, dan lembaga yang berpikiran maju. Didirikan pada tahun 2002 oleh Fransiscus dan berbasis di Bandung, Jawa Barat – Indonesia, Benang Merah Komunikasi beroperasi di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.duniabenangmerah.com.

Tentang PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya
PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya adalah perusahaan produsen makanan ringan dalam kemasan, dengan merek dagang PopIt Snack®. Saat ini konsentrasi untuk memproduksi makanan ringan dari hasil olah pangan jagung dengan merek dagang PopIt Snack®.

For immediately contact Public Relation Officer in charge

PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya  | press@popitsnack.com

###

for immediately publish and release

IKLAN