0

Cart

PopIt Snack® Mengikuti Kelas Wirausaha GO-JEK

Kota Bandung 25 Oktober 2018, untuk segera dipublikasikan. – Bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bandung, GO-JEK memberikan pembekalan praktis kepada 120 UMKM se-Bandung dalam Program GO-JEK Wirausaha, di Hotel Mercure Nexa, Kota Bandung. Materi yang disampaikan adalah seputar pengembangan pasar dan manajemen keuangan menggunakan teknologi. Hal ini diharapkan bisa meningkatkan skala bisnis usaha dan memperluas pasar mereka melalui teknologi.

VP Public Affairs GO-JEK, Astrid Kusumawardani menuturkan, sejak GO-JEK hadir di Bandung tahun 2015, salah satu cita-cita utamanya adalah untuk meningkatkan kapasitas sektor usaha non formal dan UMKM. Pihaknya memposisikan diri sebagai technology enabler untuk memperkuat pelaku UMKM karena Iini adalah salah satu cara mewujudkan nilai utama GO-JEK, yaitu menciptakan dampak sosial.

Bentuk nyata usaha GO-JEK untuk memerkuat pelaku UMKM adalah dengan membuka akses teknologi kepada para pelaku sektor informal dan UMKM untuk mengatur keuangan dengan baik dan memerluas pangsa pasar lindustri kuliner melalui Iayanan GO-FOOD dan GO-PAY,” ujar Astrid. GO-JEK Wirausaha adalah program pelatihan berbisnis yang diberikan oleh GO-JEK kepada pelaku industri UMKM dalam bentuk kelas tatap muka. Dimulai pada tahun ini, Bandung menjadi kota keempat diselenggarakannya program ini yaitu setelah Kota Depok, Kota Tangerang Selatan, dan Purwokerto.

Dengan pelatihan di Bandung ini, terdapat lebih dari 500 pelaku UMKM se indonesia yang sudah mengikuti program GO-JEK Wirausaha sehingga menjadi #WirausahaNaikKeIas. “Materi yang diajarkan di GO-JEK Wirausaha mulai dari perencanaan bisnis hingga mengelola keuangan yang baik dapat dijadikan sebagai ilmu yang fundamental dalam membangun bisnis,” tambahnya.

Selain belajar bersama tentang kemampuan fundamental dalam berbisnis, peserta pelatihan yang sudah memiliki bisnis dapat langsung mendaftarkan usahanya ke dalam platform GO-FOOD dan GO-PAY. Hal ini agar para pelaku UMKM bisa Iangsung memasarkan, menjual, dan mengembangkan usahanya secara digital.  Kepala Bidang Usaha Non Formal dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUKM) Kota Bandung, Achmad Tadjudin Sastrawinata mengungkapkan, pihaknya menyambut baik inisiatif GO-JEK untuk membantu pelaku usaha non formal dan UMKM di Bandung dalam meningkatkan skala bisnisnya.

Achmad berharap, melalui pelatihan ini para pengusaha UMKM Bandung dapat semakin sukses dan bisnisnya meningkat. Sebab seiring berkembangnya UMKM, ia percaya bisa memberikan dampak positif terhadap Kota Bandung. “Kami juga berharap hubungan yang sudah baik antara Pemerintah dan GO-JEK tetap terus terjaga,” tukasnya.

Lewat komunitas Paguyuban Pengusaha Kecil dan Menengah (PPKM), PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya dengan brand PopIt Snack® mengikuti kelas wirausaha yang diselenggarakan oleh GO-JEK. Turut hadir pula President PPKM, H. Surya Budiawan untuk mengantarkan dan menfasilitasi para anggotanya, khususnya yang bergerak di Food Division, sebagai salah satu misi PPKM, Edukasi dan Bimbingan terhadap para pelaku UMKM.

Kami mempunyai kendala teknis terkait dengan applikasi GO-FOOD dan juga ingin menambah wawasan yang diberikan oleh pihak penyelenggara dalam mengembangkan bisnisnya. Ini alasannya PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya mengikuti kelas wirausaha ini. Selain menambah relasi dan mempererat tali silahturahim antar anggota (PPKM – Red), saya secara pribadi mempunyai visi serupa yaitu bagaimana kami para UMKM dapat beradaptasi dan mengikuti perkembangan teknologi sebagai salah satu bentuk pemasaran. Ini Era Marketing 5.0, dan kami harus belajar dari ahlinya untuk memperbaiki diri.“, tutup Bapak Fransiscus Direktur Utama PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya.

Jika Anda memiliki pertanyaan terkait tentang Kegiatan PopIt Snack® ini, jangan ragu untuk menghubungi kami. Kami berharap dapat memaksimalkan teknologi informasi untuk berkompetisi dengan sehat dan memberikan informasi yang lebih cepat.

 

 

 

Tentang Paguyuban Pengusaha Kecil dan Menengah (PPKM)
Tanggal 25 januari 2017 adalah hari paling bersejarah bagi para UMKM Kabupaten Bandung, dimana hari itu untuk pertama kalinya lebih dari 300 orang pelaku usaha dari berbagai jenis usaha yang mewakili sebagian masing – masing kecamatan di Kabupaten Bandung, berkumpul dengan cara musyawarah dan mufakat untuk melakukan kegiatan Silaturahmi Akbar di Gedung Mochamad Toha kompleks PEMDA Kabupaten Bandung. Pada kesempatan itu pula ikut juga dihadiri oleh pejabat dari kepala daerah, Bapak Bupati Kabupaten Bandung. Dalam sambutannya, beliau mendukung dan memberikan instruksi untuk segera membentuk sebuah wadah para pelaku usaha yang didalamnya beranggotakan dari berbagai latar belakang usaha, hal tersebut disambut baik oleh seluruh pelaku usaha yang hadir. Nama Paguyuban menjadi pilihan beliau (Bapak Bupati Kabupaten Bandung – Red) untuk di pakai sebagai nama wadah. Di buat wadah tersebut harapannya supaya Paguyuban ini menjadi salah satu mitra pemerintah Kabupaten Bandung dalam hal pemberdayaan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah serta bersinergi dengan seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang berhubungan dengan pembinaan UMKM. Dalam kesempatan yang sama, dilakukan musyawarah untuk segera diangkat seorang ketua Paguyuban. H. Surya Budiawan terpilih menjadi ketuanya. Seiring berjalannya waktu, saat ini nama wadah itu adalah Paguyuban Pengusaha Kecil Menengah (PPKM).

Tentang GO-JEK
GO-JEK adalah startup teknologi yang berbasis di Jakarta, Indonesia yang berspesialisasi dalam perusahaan logistik berlayar, unicorn]], yang juga satu-satunya perusahaan di Asia Tenggara yang termasuk dalam 50 Perusahaan Fortune yang Mengubah Dunia pada tahun 2017, dan peringkat 17 bersama Apple, Unilever, dan Microsoft.

Tentang Benang Merah Komunikasi
Benang Merah Komunikasi berusaha untuk menjadi pemimpin global dalam solusi media digital dan pemasaran digital di era MEA (MAsyarakat Ekonomi ASEAN) pada tahun 2018 dan telah dimulai sejak awal 2015, terutama di Indonesia. Benang Merah Komunikasi berharap bisa memberi pelanggan sesuatu untuk menciptakan terobosan konten digital, menyebar di media dan layanan, mengukur dan mengoptimalkan dari waktu ke waktu, dan mencapai kesuksesan bisnis yang lebih besar. Mereka membantu pelanggan membuat, mengelola, mempromosikan, dan memonetisasi konten mereka di setiap saluran dan tampilan. Benang Merah Komunikasi adalah wiraswasta kreatif dan ahli strategi kreatif yang bekerja dengan merek, institusi, dan lembaga yang berpikiran maju. Didirikan pada tahun 2002 oleh Fransiscus dan berbasis di Bandung, Jawa Barat – Indonesia, Benang Merah Komunikasi beroperasi di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.duniabenangmerah.com.

Tentang PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya
PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya adalah perusahaan produsen makanan ringan dalam kemasan, dengan merek dagang PopIt Snack®. Saat ini konsentrasi untuk memproduksi makanan ringan dari hasil olah pangan jagung dengan merek dagang PopIt Snack®.

For immediately contact Public Relation Officer in charge

PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya  | press@popitsnack.com

###

for immediately publish and release

IKLAN