0

Cart

PopIt Snack® Mengikuti Pengembangan Startup Bisnis UNPAR dan PPKM

Kota Bandung 19 Oktober 2018, untuk segera dipublikasikan. – Perkembangan ekonomi di Indonesia, tidak lepas adanya peran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Pertumbuhan jumlah UMKM yang terus meningkat dari tahun ke tahun, mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan Negara. Dalam perkembangannya, pertumbuhan UMKM juga mengalami berbagai tantangan. Demikian juga UMKM Kabupaten Bandung yang sampai saat ini memiliki UMKM binaan sebanyak 1790 UMKM (sumber: Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bandung). Tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM mendorong berbagai pihak untuk mengajak peran serta dari Perguruan Tinggi untuk terlibat mengembangkan UMKM di Indonesia, tidak terkecuali Universitas Katolik Parahyangan. Melalui kerjasama dengan Paguyuban Pengusaha Kecil Menengah (PPKM) Kabupaten Bandung Sabilulungan, Program Studi Manajemen dan Ekonomi memberikan pendampingan Tri Dharma Perguruan Tinggi bagi para pelaku UMKM Kabupaten Bandung yang berlangsung di Universitas Parahyangan. Selanjutnya kegiatan startup bisnis ini merupakan rangkaian acara dari kegiatan pre-SCORE.

Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan tugas utama dari setiap perguruan tinggi. Tugas itu meliputi tiga pilar : pendidikan/pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sebagai salah satu pilar dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengabdian kepada Masyarakat dijalani baik oleh mahasiswa maupun dosen. Kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat merupakan wujud membaktikan ilmu yang dipelajari kepada masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan amanat bangsa kepada perguruan tinggi berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, UU Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional, dan PP No. 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi khususnya mengenai Pengabdian pada Masyarakat. Berdasarkan amanat itu pula Universitas Parahyangan (UNPAR) berkewajiban untuk melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan mahasiswa dan dosen. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut, UNPAR turut berperan dalam program pembangunan masyarakat, dan berpartisipasi dalam program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Ketua Paguyuban Pengusaha Kecil Menengah Kabupaten Bandung (PPKM), H. Surya Budiman di Doom Balerame Sabilulungan beberapa saat yang lalu, menuturkan, perkembangan dunia usaha saat ini diakuinya sangat ketat sekali, terutama dalam aspek pemasarannya. Bercermin dari kenyataan tersebut, kita harus bisa menyikapinya secara bijak dengan segera melakukan evaluasi, sharing, juga konsultasi agar terhindar dari pailit. Kegagalan itu bukan alas an atau penghalang bagi kita untuk maju. Jadikan semua itu sebagai pengalaman dan cambuk yang menuntun kita untuk beriprovisasi serta bisa inovatif. Hanya dengan kemauan keras, semangat tinggi, juga kedisiplinan kita bisa merubah semua menjadi keberhasilan.

Pada dasarnya nasib seseorang itu tidak akan berubah selama tidak ada keinginan untuk merubahnya, tambah Surya. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk bisa menggapainya. Salah satunya dengan bergabung dalam satu wadah yang bisa memfasilitasi pelaku usaha dengan memberikan pendidikan dan pelatihan supaya bisa terarah dan terkoordinasi. Sehingga mereka bisa lebih mandiri juga professional saat menyikapi laju perkembangan pasar. Inilah gambaran pelaku usaha yang akan berjenjang membawa kita ke arah keberhasilan usaha.

Pemahaman PPKM sendiri dijelaskan Surya, berupa wadah bagi pelaku usaha kecil dan menengah dengan tujuan bisa memfasilitasi mereka agar tidak mengalami transisi usaha. Atas dasar tersebut Surya bersama rekan lainnya mendirikan PPKM pada tanggal 25 Januari 2015 lalu, dengan harapan bisa mengangkat perekomian masyarakat pelaku usaha. Salah satu konsep yang ditawarkan PPKM adalah Kemandirian, Kerja Sama, Gotong Royong, dan Kebersamaan, selanjutnya melakukan sharing dan evaluasi tentang bagaimana perkembangannya selama ini. Jelas ini merupakan keharusan yang mesti dijadikan acuan kerja bagi kita semua.

PPKM tidak pernah meminta bantuan kepada siapa pun dalam bentuk apa pun. Bila pun akan diselenggarakan suatu kegiatan, maka kami akan melakukannya secara kebersamaan dan gotong royong,” ungkap Surya.

Tertanggal 19-20 Oktober 2018, para peserta yang terhimpun dalam proses kurasi dari anggota Paguyuban Pengusaha Kecil dan Menengah menghadiri kegiatan pelatihan Pengembangan Startup Bisnis. Kegiatan ini berlangsung di Universitas Parahyangan dan merupakan bentuk dari rangkaian agenda kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi antara PPKM dan UNPAR. Mandiri Tunggal Sejahtera dengan salah satu brandnya, PopIt Snack®, mengikuti pelatihan tersebut sebagai bagian dari anggota PPKM dan UMKM Kabupaten Bandung.

Harapannya saya sebagai founder mampu menganalisa, mengambil keputusan, dan melakukan innovasi terhadap perusahaan dengan makin lebih baik lagi. Akademisi membimbing kami semua untuk memahami siapa diri kami sendiri, apa tujuan dan target perusahaan, dan hal – hal (dasar) yang sering kali diabaikan dalam menjalankan usaha. Saya mengapresiasi program yang diselenggarakan oleh PPKM dan UNPAR, dalam memulai, menjalankan, dan menjaga kestabilan perusahaan harus memiliki elemen – elemen yang terus diasah dan dikembangkan. Menstimulus perusahaan secara langsung dan tidak langsung kearah yang ditargetkan.” papar direktur utama Mandiri Tunggal Sejahtera Bapak Fransiscus ketika mengikuti acara tersebut.

Bapak Defi Fahrur Rozi selaku Ketua Umum Bidang Eksternal PPKM juga memberikan pernyataan bahwa, “Tidak tanggung tanggung UNPAR mengerahkan lebih dari 15 personil pendamping, yang juga merupakan dosen yang mempunyai pengalaman sebagai pelaku UMKM. Mereka nantinya akan langsung terjun ke lapangan berdasarkan pembagian tugas di kelas – kelas kecil yang sudah dibagikan, agar dapat memonitor dan membimbing para pelaku UMKM anggota PPKM ini sesuai dengan target yang diharapkan hingga akhir Desember 2018.

Jika Anda memiliki pertanyaan terkait tentang Kegiatan PopIt Snack® ini, jangan ragu untuk menghubungi kami. Kami berharap dapat memaksimalkan teknologi informasi untuk berkompetisi dengan sehat dan memberikan informasi yang lebih cepat.

 

 

 

Tentang Universitas Parahyangan (UNPAR)
Universitas Katolik Parahyangan atau dikenal dengan UNPAR adalah salah satu perguruan tinggi swasta tertua dan paling prestisius di Indonesia yang terletak di kota Bandung. Kampus utamanya terletak di Jalan Ciumbuleuit, dan kampus lainnya terletak di Jalan Merdeka dan Jalan Nias. Sebelum memiliki gedung sendiri di Jalan Merdeka, juga pernah menggunakan gedung “Panti Budaya” , (sekarang menjadi Gedung Bank Indonesia yang baru) untuk kegiatan kuliahnya.

Tentang Paguyuban Pengusaha Kecil dan Menengah (PPKM)
Tanggal 25 januari 2017 adalah hari paling bersejarah bagi para UMKM Kabupaten Bandung, dimana hari itu untuk pertama kalinya lebih dari 300 orang pelaku usaha dari berbagai jenis usaha yang mewakili sebagian masing – masing kecamatan di Kabupaten Bandung, berkumpul dengan cara musyawarah dan mufakat untuk melakukan kegiatan Silaturahmi Akbar di Gedung Mochamad Toha kompleks PEMDA Kabupaten Bandung. Pada kesempatan itu pula ikut juga dihadiri oleh pejabat dari kepala daerah, Bapak Bupati Kabupaten Bandung. Dalam sambutannya, beliau mendukung dan memberikan instruksi untuk segera membentuk sebuah wadah para pelaku usaha yang didalamnya beranggotakan dari berbagai latar belakang usaha, hal tersebut disambut baik oleh seluruh pelaku usaha yang hadir. Nama Paguyuban menjadi pilihan beliau (Bapak Bupati Kabupaten Bandung – Red) untuk di pakai sebagai nama wadah. Di buat wadah tersebut harapannya supaya Paguyuban ini menjadi salah satu mitra pemerintah Kabupaten Bandung dalam hal pemberdayaan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah serta bersinergi dengan seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang berhubungan dengan pembinaan UMKM. Dalam kesempatan yang sama, dilakukan musyawarah untuk segera diangkat seorang ketua Paguyuban. H. Surya Budiawan terpilih menjadi ketuanya. Seiring berjalannya waktu, saat ini nama wadah itu adalah Paguyuban Pengusaha Kecil Menengah (PPKM).

Tentang Benang Merah Komunikasi
Benang Merah Komunikasi berusaha untuk menjadi pemimpin global dalam solusi media digital dan pemasaran digital di era MEA (MAsyarakat Ekonomi ASEAN) pada tahun 2018 dan telah dimulai sejak awal 2015, terutama di Indonesia. Benang Merah Komunikasi berharap bisa memberi pelanggan sesuatu untuk menciptakan terobosan konten digital, menyebar di media dan layanan, mengukur dan mengoptimalkan dari waktu ke waktu, dan mencapai kesuksesan bisnis yang lebih besar. Mereka membantu pelanggan membuat, mengelola, mempromosikan, dan memonetisasi konten mereka di setiap saluran dan tampilan. Benang Merah Komunikasi adalah wiraswasta kreatif dan ahli strategi kreatif yang bekerja dengan merek, institusi, dan lembaga yang berpikiran maju. Didirikan pada tahun 2002 oleh Fransiscus dan berbasis di Bandung, Jawa Barat – Indonesia, Benang Merah Komunikasi beroperasi di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.duniabenangmerah.com.

Tentang Mandiri Tunggal Sejahtera
Mandiri Tunggal Sejahtera adalah perusahaan produsen makanan ringan dalam kemasan, dengan merek dagang PopIt Snack®. Saat ini konsentrasi untuk memproduksi makanan ringan dari hasil olah pangan jagung dengan merek dagang PopIt Snack®.

For immediately contact Public Relation Officer in charge

Mandiri Tunggal Sejahtera  | press@popitsnack.com

###

for immediately publish and release

IKLAN