0

Cart

PopIt Snack® Menjalani Audit Produksi Pangan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung

Kabupaten Bandung 01 Oktober 2018, untuk segera dipublikasikan. – Untuk produksi pangan dan rumah tangga pada mulanya harus memiliki sertifikat penyuluhan produksi pangan berdasarkan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM). “Tahapan pelaku usaha harus memiliki sertifikat penyuluhan. biasanya dilakukan oleh instansi terkait dengan memberikan semacam penyuluhan mengenai keamanan dan mutu selama waktu yang telah ditentukan dengan modul-modul yang sudah ditetapkan. Disana kita mengedukasi pelaku usaha agar mereka punya ilmu tentang keamanan dan mutu pangan. Diharapkan pelaku usaha sudah memiliki pengetahuan yang memadai bagaimana pelaku usaha memproduksi makanan yang sehat.“.

Setelah menjalani rangkaian kegiatan untuk mendapatkan izin edar dan izin komersial dari Program UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bandung, PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya yang diwakili oleh Bapak Fransiscus, hari ini tertanggal 01 Oktober 2018 secara resmi telah menyelesaikan tahapan baru dalam rangkaian proses keamanan dan mutu pangan. Bertempat di Kabupaten Bandung, Margaasih. Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung yang diwakili oleh Bapak Restu Faeturohman dan Bapak Tatang yang mewakili Puskesmas Pemerintahan Desa Margaasih / Mekar Rahayu telah melakukan audit dan survey ke tempat proses produksi pangan dari PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya. Rangkaian kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari bimbingan teknis pelatihan produksi pangan yang telah dilakukan sebelumnya, ini juga atas mandat dan delegasi dari Presiden PPKM Surya Budiawan yang merujuk PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya untuk mendapatkan prosedural perizinan atas usahanya. Kegiatan Bimbingan Teknis Pelatihan Pangan gelombang 2 ini merupakan inisiasi dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung serta Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung.

IRTP memiliki tanggung jawab yang harus di penuhi sebagai sebuah industri khususnya produksi pangan seperti termaktub dalam Pasal 41 ayat 1 Undang-Undang No. 7 Tahun 1996 tentang Pangan yang berbunyi, “Badan usaha yang memproduksi pangan olahan untuk diedarkan dan atau orang perseorangan dalam badan usaha yang diberi tanggung jawab terhadap jalannya usaha tersebut bertanggung jawab atas keamanan pangan yang diproduksinya terhadap kesehatan orang lain yang mengkonsumsi pangan tersebut.“. Selanjutnya peraturan lain yang mengatur tanggung jawab IRTP dijelaskan pada pasal 41, 42, dan 43.

Staf Khusus Kemenko Perekonomian Edy Putra Irawady beberapa saat yang lalu pernah mengatakan, sebagai tindak lanjut dari Perpres 91/2017, pemerintah akan melaksanakan sistem perizinan secara elektronik atau online single submission (OSS) mulai April 2018 (efektif Juli 2018 – Red). Menurut dia, sistem OSS ini akan diawasi langsung oleh pihak kementerian dalam hal ini menteri terkait dan presiden. Pengawasan dilakukan langsung lewat aplikasi di telepon genggam. Pengusaha bisa menyampaikan kendala di lapangan dengan aplikasi tersebut. “Lewat kebijakan ini ada perubahan paradigma pemerintah yang tadinya sebagai pemberi perizinan berubah menjadi pelayan perizinan.” ujar Edy.

Tahap audit ini juga telah menunjukan bahwa PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya sebagai produsen makanan dan minuman (kategori produsen / produksi pangan) dalam kemasan sudah dinyatakan lolos dan zero mistake dari semua produksi yang dihasilkannya. Pendaftaran izin lainnya dengan metoda OSS yang sudah berhasil juga halnya dengan penilaian sarana dan prasarana produksi. Dengan dikeluarkannya Izin Lokasi, Izin Komersial, Izin Usaha, Surat dan Tanda Nomor Induk Berusaha, Surat Izin Usaha Perdagangan, Tanda Daftar Perusahaan, oleh pemerintah pusat di Jakarta, maka konsumen tidak perlu resah akan legalitas dan alur perizinan dari produk yang dihasilkan oleh PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya.“, papar Fransiscus selaku direktur dan pemilik dari PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya.

PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya mengapresiasi telah mendapatkan kesempatan untuk menjadi pelaku UMKM yang terdepan dalam pelayanan kepada konsumen, dengan mengikuti keseluruhan rangkaian acara tersebut, terdaftar izin berusaha secara nasional, dan mendapatkan pengakuan secara resmi dari pemerintah Kabupaten Bandung serta pemerintah pusat (Jakarta) untuk peredaran pangan yang diproduksi oleh PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya.

Jika Anda memiliki pertanyaan terkait tentang Kegiatan PopIt Snack® ini, jangan ragu untuk menghubungi kami. Kami berharap dapat memaksimalkan teknologi informasi untuk berkompetisi dengan sehat dan memberikan informasi yang lebih cepat.

 

 

 

Tentang Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung
Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung mempunyai tugas pokok menyelesaikan urusan Rumah Tangga Daerah di bidang Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan sesuai Kebijakan Bupati Kabupaten Bandung.

Tentang Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung
Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung merupakan Dinas Otonomi Daerah yang secara struktur sepenuhnya berada dalam kewenangan Pemerintah Daerah, sedangkan hubungan dengan Dinas Kesehatan Propinsi adalah merupakan hubungan kerja fungsional, sehingga tugas–tugas bantuan (dekonsentrasi) dibidang kesehatan ditingkat Kabupaten dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung mempunyai tugas pokok dibidang kesehatan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung berfungsi merumuskan kebijaksanaan sistem kesehatan Kabupaten dan melaksanakan kegiatan teknis operasional di bidang kesehatan, yang di laksanakan oleh Pemerintah di Kabupaten Bandung. Dinas ini berada dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada Bupati Bandung.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung merupakan salah satu SKPD yang menyelenggarakan pelayanan publik di bidang kesehatan. Tugas pokok dan fungsi Dinas Kesehatan berdasarkan Perbup No. 3 tahun 2008 adalah merumuskan kebijakan teknis pelaksanaan bidang kesehatan.

Tentang Paguyuban Pengusaha Kecil dan Menengah (PPKM)
Tanggal 25 januari 2017 adalah hari paling bersejarah bagi para UMKM Kabupaten Bandung, dimana hari itu untuk pertama kalinya lebih dari 300 orang pelaku usaha dari berbagai jenis usaha yang mewakili sebagian masing – masing kecamatan di Kabupaten Bandung, berkumpul dengan cara musyawarah dan mufakat untuk melakukan kegiatan Silaturahmi Akbar di Gedung Mochamad Toha kompleks PEMDA Kabupaten Bandung. Pada kesempatan itu pula ikut juga dihadiri oleh pejabat dari kepala daerah, Bapak Bupati Kabupaten Bandung. Dalam sambutannya, beliau mendukung dan memberikan instruksi untuk segera membentuk sebuah wadah para pelaku usaha yang didalamnya beranggotakan dari berbagai latar belakang usaha, hal tersebut disambut baik oleh seluruh pelaku usaha yang hadir. Nama Paguyuban menjadi pilihan beliau (Bapak Bupati Kabupaten Bandung – Red) untuk di pakai sebagai nama wadah. Di buat wadah tersebut harapannya supaya Paguyuban ini menjadi salah satu mitra pemerintah Kabupaten Bandung dalam hal pemberdayaan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah serta bersinergi dengan seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang berhubungan dengan pembinaan UMKM. Dalam kesempatan yang sama, dilakukan musyawarah untuk segera diangkat seorang ketua Paguyuban. H. Surya Budiawan terpilih menjadi ketuanya. Seiring berjalannya waktu, saat ini nama wadah itu adalah Paguyuban Pengusaha Kecil Menengah (PPKM).

Tentang Benang Merah Komunikasi
Benang Merah Komunikasi berusaha untuk menjadi pemimpin global dalam solusi media digital dan pemasaran digital di era MEA (MAsyarakat Ekonomi ASEAN) pada tahun 2018 dan telah dimulai sejak awal 2015, terutama di Indonesia. Benang Merah Komunikasi berharap bisa memberi pelanggan sesuatu untuk menciptakan terobosan konten digital, menyebar di media dan layanan, mengukur dan mengoptimalkan dari waktu ke waktu, dan mencapai kesuksesan bisnis yang lebih besar. Mereka membantu pelanggan membuat, mengelola, mempromosikan, dan memonetisasi konten mereka di setiap saluran dan tampilan. Benang Merah Komunikasi adalah wiraswasta kreatif dan ahli strategi kreatif yang bekerja dengan merek, institusi, dan lembaga yang berpikiran maju. Didirikan pada tahun 2002 oleh Fransiscus dan berbasis di Bandung, Jawa Barat – Indonesia, Benang Merah Komunikasi beroperasi di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.duniabenangmerah.com.

Tentang PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya
PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya adalah perusahaan produsen makanan ringan dalam kemasan, dengan merek dagang PopIt Snack®. Saat ini konsentrasi untuk memproduksi makanan ringan dari hasil olah pangan jagung dengan merek dagang PopIt Snack®.

For immediately contact Public Relation Officer in charge

PT. Mandiri Tunggal Sejahtera Berkarya  | press@popitsnack.com

###

for immediately publish and release

IKLAN